Cara Mengatasi Insomnia Menurut Islam yang Bisa Dicoba

Cara Mengatasi Insomnia Menurut Islam yang Bisa Dicoba

Cara mengatasi insomnia menurut Islam yang layak dicoba akan dibahas di artikel ini. Insomnia adalah suatu penyakit yang membuat gelisah, karena beban pikiran sehingga tidak bisa beristirahat. Tidur adalah sesuatu yang sebaiknya rutin dilakukan. Mencukupi jam tidur akan membuat badan sehat dan daya tahan tubuh meningkat. Jika mengantuk lebih baik segera tidur, jika tidak bisa tidur, simak cara mengatasi insomnia bawah ini:

1. Berdoa

Suatu ketika Zaid bin Tsabit kesulitan terlelap, ia mengemukakan problemnya pada Nabi Muhammad. Kemudian Zaid bertanya apa yang harus diperbuatnya. Nabi pun menasehati Zaid hal yang bisa dilakukan guna mengatasi sulit tidur yaitu berdoa. Isi doa untuk mengatasi insomnia yang diajarkan Nabi Muhammad antara lain memohon kepada Tuhan, sebagai Zat Maha Hidup, Zat Maha Tegak serta Zat yang tidak terpengaruh oleh rasa kantuk.

Cara mengatasi insomnia menurut Islam tersebut menenangkan malam hambanya yang berdoa serta membuat hamba yang berdoa dapat beristirahat. Setelah melantunkan doa itu, kegelisahan Zaid menjadi hilang dan dapat tertidur dengan nyenyak.

2. Membaca Al Quran

Melafalkan ayat-ayat suci Al Quran tentu akan menenangkan sehingga lebih mudah tertidur. Cukup banyak ayat-ayat Al Quran yang bisa dipilih oleh orang dengan gangguan kesulitan tidur. Hendaknya ayat-ayat itu dilantunkan sebelum berangkat tidur. Daftar ayat-ayat yang dapat dibaca sebelum mulai tidur adalah: Al Baqarah: 255 yang juga dinamakan ayat kursi, surat Al Mulk, dua ayat paling akhir surat Al Baqarah, tiga surat paling akhir dari Al Ikhlas dan An Nas serta surat Al Kafirun.

3.  Berwudhu

Ajaran agama Islam, mengingatkan umatnya untuk melakukan wudhu serta sholat sesaat umat mau berangkat tidur. Cara mengatasi insomnia menurut Islam adalah meneladani Nabi Muhammad SAW yang selalu melakukan wudhu sebelum beliau tidur. Ini bentuk perbuatan untuk membuat diri menjadi suci. Wudhu memberi ketenangan, juga memberi faedah meluputkan umat dari mimpi buruk sebagaimana tertulis dalam HR. Al Bukhari.

TRENDING:  Penting! Manfaat Puasa Rajab 10 Hari yang Perlu Diketahui

Menariknya Leopold Wemer von Enrenfels, seorang dokter jiwa serta ahli syaraf dari Austria dalam penelitiannya menemukan hubungan signifikan antara berwudhu dengan kesehatan dari pusat saraf badan. Membasahi (wudhu) pada bagian dahi, tangan dan kaki dengan air membawa kebaikan bagi kesehatan saraf anggota badan karena itu termasuk pusat saraf tubuh.

4. Membaca Surah Pendek

Cara mengatasi insomnia menurut Islam selanjutnya adalah dengan mempelajari bacaan surah-surah pendek, contohnya Al Ikhlas, An Nas, dan Al Falaq. Melafalkan surah pendek bisa membawa rasa tenang bagi batin sampai terlepas dari belitan kekhawatiran maupun rasa tidak tenang. Ada faedah lain, melafalkan surah pendek sebelum berangkat tidur bisa menjauhkan manusia dari godaan roh jahat dan mimpi menyeramkan.

5. Memperhatikan Posisi tidur

Pada ajaran Agama Islam, posisi tidur yang disarankan ialah membuat badan berbaring menghadap arah kanan (miring) menghadap ke arah kiblat. Bukannya saat rebahan umat tidak diperbolehkan untuk mengubah posisinya, saran ini dimaksudkan agar umat memulai tidurnya pada posisi menghadap kanan.

Lebih lanjut, posisi yang tidak disarankan ajaran Islam adalah tengkurap karena ini adalah posisi berbaring setan. Dilihat dari sisi ilmiah, posisi tengkurap dapat mengakibatkan aliran nafas tersendat serta berakibat buruk bagi kesehatan organ jantung.

Itulah lima cara mengatasi insomnia menurut Islam yang dapat dilakukan agar umat boleh memiliki kualitas tidur baik. Setiap manusia bisa mencoba salah satu atau melakukan beberapa ajaran sekaligus. Dengan tertidur lelap, daya tahan badan meningkat pesat dan manusia dijauhkan dari berbagai penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.