singkatan dalam saham

Singkatan dalam Saham yang Perlu Diketahui

Berkecimpung di dunia saham bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Bagi orang yang sudah lama berinteraksi dengan saham, maka singkatan-singkatan yang digunakan tidak akan membingungkan. Namun bagi orang yang baru memulai di pasar saham, singkatan dalam saham adalah PR yang harus dipahami lebih dalam.

Sebenarnya, singkatan-singkatan yang ada akan memudahkan siapa pun yang bertransaksi saham. Karena setiap singkatan umumnya memiliki kepanjangan berbahasa asing dan urutannya panjang. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kepanjangan dari setiap singkatan, maka perhatikan ulasan berikut ini:

1. Kepanjangan dari RI

RI yang dimaksud di sini adalah Right Issue. Maksud dari Right Issue ini adalah indikator sebuah perusahaan yang menerbitkan saham terbaru untuk bisa ditransaksikan. Singkatan ini sangat sering digunakan bagi orang yang sering bertransaksi saham. Jadi jangan bingung lagi jika menemukan singkatan ini dalam dunia saham.

2. Singkatan CL

Cut Loss adalah kepanjangan dari CL ini. Arti sesungguhnya dari singkatan dalam saham ini adalah kegiatan menjual saham dengan harga yang rendah. Hal ini merupakan bentuk kerugian karena harga jual akan jauh lebih kecil dari harga pembelian. Singkatan ini harus dihindari untuk ditemukan dan dilakukan dalam dunia saham.

3. Arti dari Kata Panjang TP

TP adalah kebalikan dari CL. Singkatan ini diindikasikan untuk kegiatan menjual saham pada tingkat harga yang lebih tinggi dari harga belinya. Kepanjangannya sendiri adalah Take Profit. Jika harus selalu menyebutkan kepanjangannya, maka akan sangat merepotkan. Maka dari itu dibuatkan singkatan yang mudah untuk disebutkan.

4. FT dan Kepanjangannya

Fast Trade adalah kepanjangan dari FT. Singkatan ini dijadikan acuan untuk kegiatan transaksi saham dalam waktu singkat. Biasa juga disebut beli pagi dan dijual saat siang. Waktu paling lama melakukan Fast Trade ini biasanya adalah satu minggu hingga dijual lagi. Kegiatan ini dilakukan oleh beberapa orang dalam dunia saham.

TRENDING:  Apakah Reksa Dana Bareksa Aman Yuk Kita Cari Tahu

5. Kepanjangan dari FL

Kepanjangan FL adalah Floating Loss. Maksud dari FL ini adalah kerugian yang menjadikan data saham tidak stabil atau biasa disebut sedang merah. Bisa juga posisi portofolionya tidak jelas atau mengambang. Hal ini baru bisa terealisasi jika saham yang dimiliki sudah dijual. FL ini sangat dihindari oleh setiap pemilik saham.

6. Maksud dari HTF

High Frequency Trading adalah kepanjangan dari HTF. Jika disebutkan, maka akan sangat merepotkan dan membingungkan. Maka akan sangat mudah jika disebutkan saja singkatannya untuk memudahkan setiap orang. Arti spesifik dari HTF adalah terjadinya transaksi secara cepat pada pasar saham dengan biaya yang sangat tinggi.

7. Arti dari ARA

Auto Reject bagian atas adalah laju saham dalam grafik yang menandakan saham pernah ada di tempat tertinggi. Posisi yang tinggi ini juga ada batas ambang yang diperbolehkan. Ada tiga posisi yang sudah ditentukan. Tiga posisi tersebut dibedakan menjadi 20 persen, 25 persen, dan 35 persen untuk biaya saham yang berbeda.

Jika saham di posisi kurang dari 200 rupiah, maka menggunakan posisi 35 persen. Lalu jika harga saham berada di antara 200 hingga 5.000 rupiah, maka digunakan posisi 25 persen. Sedangkan jika harganya lebih dari 5.000, maka ada di 20 persen. Harga ini ditentukan berdasarkan harga penutupan kemarinnya.

Ketujuh singkatan dalam saham di atas pastinya bisa dijadikan gambaran bagi yang merasa bingung saat baru memasuki dunia saham. Adanya singkatan-singkatan di atas tentunya bisa memudahkan setiap orang dalam penyebutannya. Jika baru pertama kali masuk pasar saham pasti akan bingung, tapi lama-kelamaan akan terbiasa.

Daftar Isi

Leave a Reply

Your email address will not be published.