Short Selling Saham Adalah

Short Selling Saham Adalah Investasi dengan Banyak Pro Kontra_

Investasi menjadi topik pembicaraan hangat akhir-akhir ini mengingat tingkat ketertarikan masyarakat menjadi lebih tinggi. salah satu istilah yang kerap muncul yaitu short selling mengingat sering dipakai oleh trader di berbagai belahan dunia. Secara mendasar, short selling saham adalah jenis pertukaran yang tergolong legal tetapi punya banyak kontroversi.

Secara peraturan, short selling tergolong legal meskipun memang ada larangan melakukannya ketika di posisi tertentu. Misalnya ketika terjadi pergolakan di dunia investasi utamanya saham saat terjadi pandemi virus COVID-19 tahun lalu. Istilah ini mulai dikenal karena ada peperangan saham di bursa AS yang ikut mempengaruhi banyak hal. Berikut ini ulasan lebih jauhnya:

Mengenal Short Selling

Jika dibahas secara bahasa ivest, kegiatan short selling saham adalah aktivitas dimana ada penjualan efek yang masih belum dimiliki. Sederhananya, jenis transaksi ini merupakan kondisi dimana investor menjual saham tertentu padahal kepemilikan saham tidak ada padanya. Biasanya saham didapat dari hasil meminjam dengan harapan supaya harganya menurun.

Contoh secara nyata misalnya Andi melakukan penjualan saham A yang ketika transaksi dilaksanakan masih berada di harga 10 ribu. Kenyataannya, Andi sama sekali belum melakukan pembelian saham tersebut dan hanya meminjam saja ke si X. Andi melakukan ini karena di dalam prediksinya, saham akan mengalami penurunan di masa depan.

Ketika prediksi Andi terbukti dan saham menurun di angka 5 ribu misalnya, ada keuntungan cukup besar yang bisa diperoleh. Andi kemudian akan membeli saham yang Ia pinjam sebelumnya dengan harga saham tersebut yang sudah mengalami penurunan. Resiko melakukan ini terletak pada harga saham yang meleset dari prediksi yaitu semakin meningkat.

Istilah ini sering juga disebut memakai istilah “jual kosong” mengingat memang barang yang dijual bukan merupakan milik pribadi. Transaksi ini dilakukan tidak pada semua jenis saham, ada beberapa otoritas yang memang mengizinkan transaksi ini.

TRENDING:  Keuntungan Obligasi Pemerintah Jika Digunakan untuk Investasi

Ada beberapa syarat bagi investor untuk mulai short selling saham, perlu ada tiga syarat utama terpenuhi, yang sudah ditetapkan sebelumnya. Pertama, investor harus memiliki rekening efek yang akan dipakai untuk melihat riwayat transaksi di dalamnya. Selain itu, harus ada rekening khusus untuk melaksanakan ini dengan saldo jaminan awal di angka 200 juta paling rendah.

BEI dan Short Selling

Ketika pandemic pertama kali berlangsung, BEI melarang kegiatan ini mengingat adanya potensi kenaikan harga saham beberapa waktu mendatang. Pelarangan hanya terjadi di awal 2020 kemudian dicabut kembali ketika memasuki 2021 saat saham mulai stabil. Transaksi seperti ini seringkali menjadikan indeks IHSG mengalami penurunan yang merugikan banyak pihak.

Pro dan Kontra Short Selling

Ada beberapa kelebihan dari kegiatan short selling tentu saja yang pertama adalah kemungkinan memperoleh keuntungan cukup tinggi. Modal awal yang dipakai pun tidak begitu banyak, hanya perlu uang jaminan saja di awal. Teknik mencari keuntungan menggunakan uang pinjaman pun bisa diterapkan dalam kegiatan ini.

Terlepas dari itu, juga ada banyak resiko yang menunggu seperti misalnya potensi kerugian juga tergolong lebih tinggi. Aktivitas seperti ini juga berpotensi menimbulkan meningkatnya utang akibat bunga yang diberikan broker pada pelaku short selling.

Short selling saham adalah investasi menguntungkan tetapi juga punya profil resiko yang tinggi dan tidak cocok untuk pemula. Sebaiknya, transaksi seperti ini ditelaah lebih jauh terlebih dahulu supaya tidak ada kerugian besar ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.