harga saham bbri terkini

5 Alasan Trend Harga Saham BBRI Terkini Cenderung Naik

Belakangan, semakin banyak investor khususnya pemula yang tertarik pada saham yang dikeluarkan oleh BBRI. Lantaran, berdasarkan trend, harga saham BBRI terkini cenderung naik dalam jangka panjang. Tidak lain, hal tersebut terjadi karena BBRI memiliki sejumlah indikator yang memberi peluang kenaikan saham, terutama yang terlihat dalam hal-hal pokok di bawah ini:

1. Pertambahan Kredit dan Pembiayaan LDR

Pertama alasan yang mendasari trend harga saham BBRI terkini selalu menguntungkan dalam jangka panjang adalah menyoal kredit dan pembiayaan LDRnya. Seperti yang diketahui, bahwa peranan kredit dalam dunia perbankan dapat diibaratkan sebagai jantung yang memberi kehidupan. Artinya, semakin banyak nasabah yang mengambil kredit BBRI maka peluang naiknya saham semakin besar.

Selain kredit, peluang ini juga ditunjang dengan adanya LDR atau Loan Deposit Ratio BBRI yang besar. Ini berkaitan dengan penyediaan modal yang dikelola BBRI  dari simpanan yang masuk untuk memberikan kredit kepada para nasabah melalui program-programnya. Tanpa adanya pemasukan, tentu penyediaan layanan kredit yang selama ini dapat dinikmati akan bermasalah.

2. NIM, NPL, dan Special Mention

Indikator kedua yang turut memberikan sumbangsih atas trend harga saham BBRI terkini yang cenderung menguat ialah NIM, NPL, dan SMnya. NIM berkenaan dengan keuntungan yang diperoleh BBRI setiap kali memberikan pinjaman pada nasabah. Ini dapat dijadikan sebagai salah satu indikasi bahwa program BBRI dapat terus bertahan dan sahamnya menjadi aman.

Berikutnya, NPL atau Net Performing Loan yang berkaitan dengan tingkat keterlambatan pembayaran oleh peminjam pun turut menjadi perhatian. Setidaknya hal ini dapat dinilai keterlambatan yang terjadi, sekurangnya tempo 90 hari angsuran yang sangat menentukan rugi tidaknya BBRI. Berdasarkan catatan historical, NPL BBRI cenderung kondusif yakni di bawah 5% sesuai standarisasi Bank Indonesia.

TRENDING:  Inilah Keuntungan Menabung di Bank Syariah yang Harus Diketahui

Sedangkan SM atau special mention berhubungan dengan kemampuan BBRI dalam merecovery penunggakan yang dilakukan oleh peminjam selama 90 hari. Sejauh ini, BBRI masih tergolong aman dan bahkan tren yang terjadi cenderung membaik. Bila dicermati hal ini berdampak pada naiknya angka pengajuan kredit dan turut berimbas pada kestabilan harga saham yang dikeluarkannya.

3. Provisi Bank

Secara sederhana provisi dalam dunia perbankan dapat diartikan sebagai upaya pencadangan untuk merecovery kredit yang dinilai akan macet atau mengalami penunggakan angsuran. BBRI dalam sejarahnya memiliki perhitungan provisi yang relatif stabil sehingga kemacetan tidak terlalu berimbas. Baik bagi kondisi keuangan BBRI sendiri maupun bagi nilai saham yang dilepas ke pasaran.

4. Tingkat Permodalan

Keempat, ketahanan sebuah perusahaan perbankan salah satunya ditentukan oleh urusan permodalan. Terutama berkaitan dengan kemampuan menghadapi situasi krisis ekonomi yang terjadi seperti di masa pandemi ini. Lazimnya nilai modal adalah 8 % dari total aset, tapi BBRI jauh melampauinya yakni di angka 18% sehingga soal ketahanan, maka sudah tidak perlu lagi untuk diragukan.

5. ROA & ROE

Terakhir, trend harga saham BBRI terkini yang menakjubkan juga dipengaruhi oleh ROA dan ROEnya. ROA berkaitan dengan perbandingan naik turunnya aset BBRI terhadap nilai profit yang didapatkan pada periode tertentu. Sedangkan ROE berkaitan dengan perbandingan persentase profit dengan ekuitasnya. Pada dua indikasi ini, BBRI cenderung baik sehingga sahamnya relatif stabil.

Nah, itulah tadi beberapa alasan yang mendasari trend harga saham BBRI terkini cenderung naik dalam jangka panjang. Tentunya, hal ini membuat para investor tidak ragu ketika membidik saham di bank milik negara tersebut. Sekarang bagaimana? Setelah memahami informasi di atas, tidakkah tertarik untuk menjadi pemegang saham BBRI yang berikutnya?

TRENDING:  Ketahui 5 Ciri Investasi Titip Dana Terpercaya agar Tak Kena Tipu

Daftar Isi

Leave a Reply

Your email address will not be published.