Trader Wajib Tahu Indikator Scalping Saham yang Baik (investor.id)
Trader Wajib Tahu Indikator Scalping Saham yang Baik (investor.id)

Trader Wajib Tahu Indikator Scalping Saham yang Baik

Scalping merupakan sebuah strategi yang digunakan oleh para trader untuk membeli dan menjual saham, mereka akan mendapatkan keuntungan dengan cara yang cepat dan singkat serta jangka waktu penjualannya bisa berjarak beberapa menit atau jam saja. Indikator scalping saham biasa digunakan oleh para trader untuk mendapatkan keuntungan yang baik. Ciri-ciri yang terdapat di scalping saham yaitu jual beli saham pada hari yang sama.

Simak Sama-sama Indikator Scalping Saham

Scalper adalah sebutan untuk trader yang menggunakan teknik scalping. Membeli dengan harga yang rendah dan menjualnya dengan harga tinggi sehingga trader memperoleh keuntungan. Biasanya trader menekankan untung yang kecil didapat dalam waktu cepat daripada keuntungan yang besar namun memerlukan waktu yang lebih lama.

Mereka percaya bahwa mendapat untuk yang kecil tetapi konsisten akan jauh lebih menguntungkan dan dilakukan secara konsisten daripada mengharap keuntungan besar dalam waktu yang lama tetapi tidak pasti.

Scalping merupakan gaya trading dengan siklus perdagangan terpendek atau bahkan terpendek dari trading harian. Scalper memakai gaya calo (scalper=calo) yaitu cepat masuk dan keluarnya pasar untuk mendapat keuntungan kecil dari jumlah besar tranding saat hari perdagangan.

Tujuan scalper adalah untuk mendapat keuntungan dari dari tranding yang kecil untuk tambah untung lagi yang bisa mereka dapatkan dari satu hati dengan untung yang tinggi.

Scalping haruslah teliti dan disiplin dan memiliki pemahaman yang baik. Para trader juga membutuhkan indikator scalping saham untuk mencapai keuntungan tersebut.

Indikator Scalping Saham

1.     Moving Average

Salah satu indikator yang simple. Moving average adalah indikator yang favorit untuk para scalper. Penggunaan ini sangat mudah untuk para pemula.  Trader hanya perlu menentukan time frame untuk bertanding, menempatkan kombinasinya pada beberapa garis  moving average, menguji kehandalan, lalu setelah itu baru dioperasikan.

TRENDING:  Ipotgo Saham Tempat Investasi dan Reksadana Saham Terbaik

2.     Bollinger Bands

Bollinger Bands berada pada time frame yang rendah tetapi juga populer sebagai indikator forex untuk scalping. Indikator ini akan efektif di pasar ranging/sideways, dan akan berbahaya kalau dipakai saat harga trending. Masalahnya Bollinger Band sering gagal dalam menembus salah satu band, padahal itu akan mempermudahkan posisis kita kena SL karena level SL rendah.

3.     Stochastik

Stochastik pada indikator ini berbeda dengan moving averages atau Bollinger Bands. Trader menggunakan Stochastik bukan hanya sendirian tetapi penggunaanya sebagai pelengkap dalam satu sistem.

Strategi Indikator Scalping Saham

1.     Pilih Saham yang Mempunyai Pola yang Bisa Dianalisis

Jika kita ingin melakukan scalping hendaknya memilih saham yang mempunyai pola-pola yang bisa untuk dianalisis pergerakannya.  Pola yang dimaksud adalah pola-pola candlestick, dan pola-pola historis chart yang sering sekali terulang. Biasanya kita juga dapat jumpai pada saham lapis tiga.

2.     Memilih Saham yang Tepat serta Target Take Profitnya yang Realistis

Saham-saham yang berlapis tiga memang berbahaya dan mempunyai risiko yang tinggi. Maka harus benar dalam memasang target yang realistis. Bagi seorang pemula beli dulu dengan modal yang kecil, serta ujilah sistem trading tersebut.

3.     Gunakan Modal Kecil pada Scalping & Disiplin

Scalping trading memang memiliki trading yang berisiko besar, karena mayoritasnya scalping dilakukan dengan memilih saham lapis tiga. Saham lapis tidak mempunyai volatilitas yang tinggi. Hal tersebut akan menyebabkan adanya resiko scalping menjadi scalping menjadi besar.

4.     Gunakan Time Frame Daily Dalam Analisis

Indikator scalping saham  ini dengan menggunakan strategi  saham time frame daily dalam analisis.

Metode scalping saham hanya membutuhkan beberapa waktu dalam hitungan jam saja untuk menjualnya. Misalnya membeli jam sembilan. Jual di jam sebelas, atau bisa saja kurang dari jam tersebut.

TRENDING:  Menganal Saham ITMG, Profil Harga dan Tingkat Kepercayaan Publik

Kita harus pintar-pintar dalam memilih strategi. Indikator scalping saham juga harus digunakan oleh para trader. Mendapat keuntungan modal yang kecil tapi konsisten dalam jangka waktu pendek itu lebih bagus daripada dapat keuntungan besar tetapi dalam waktu yang lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.