cara mengatasi komputer lelet

Lakukan Cara Mengatasi Komputer Lelet Berikut Ini, Langsung Lancar!

Berbagai hal bisa dilakukan dengan menggunakan komputer. Tidak hanya untuk kerja saja, melainkan untuk belajar maupun bermain yang sudah memakai komputer. Namun, komputer bisa mengalami lelet dan hal ini membuat pengguna menjadi geram. Komputer tersebut bisa diatasi jika mengetahui cara mengatasi komputer lelet. Simak penjelasannya berikut ini:

1. Bersihkan Data Tidak Terpakai

Salah satu penyebab umum yang bisa membuat komputer menjadi lelet yaitu banyaknya data yang sudah tidak terpakai. Apalagi jika penyimpanan datanya sudah menunjukkan garis merah, yang artinya sudah lebih dari 90% dari total penyimpanan sudah dipakai. Hal ini membuat komputer menjadi lelet saat dibuka.

Maka cara mengatasi komputer lelet dalam hal ini yaitu lakukan sortir pada data-data yang sudah tidak terpakai. Data yang tidak terpakai, seperti hasil foto buram atau hasil gambarnya jelek. Begitu juga dengan file film yang sudah tidak ditonton lagi, atau musik yang sudah tidak didengarkan lagi.

Setelah disortir, hapus saja data-data tersebut agar beban penyimpanan ROM komputer bisa berkurang. Agar tidak lelet setidaknya, data yang disimpan di ROM tidak melebihi 70% dari kapasitasnya. Pastikan proses penghapusan data yang dilakukan secara permanen, yaitu dengan menekan shift+delete. Jika dihapus biasa, biasanya data tersebut masih ada di recycle bin.

2. Pindahkan Data Tidak Terpakai Ke Hardisk Eksternal

Apabila pengguna tidak mau menghapus data-data lamanya, padahal sudah tidak pernah dipakai lagi, maka disarankan untuk membeli hardisk eksternal. Semakin besar ukuran kapasitas hardisk-nya maka semakin bagus, karena bisa menampung lebih banyak file. Setelah punya hardisk-nya maka pindahkan file data tersebut ke hardisk itu.

Cara ini bisa mengurangi beban kapasitas penyimpanan pada komputer. Dengan begitu, bisa membuat komputer menjadi tidak lelet lagi. Selain itu, data yang disimpan di hardisk jauh lebih aman daripada di komputer. Namun, cara ini juga ada kekurangannya yaitu harus mengeluarkan modal untuk membeli hardisk.

3. Batasi Software Berjalan

Semakin banyak software yang dibuka di komputer, tentu komputer akan berusaha lebih keras untuk membaca semua software yang berjalan. Maka lakukan pembatasan pada aplikasi yang tidak terpakai pada saat komputer dipakai. Untuk membatasinya, pengguna bisa mengatur melalui menu task manager kemudian cari startup dan lakukan disable pada aplikasi tidak terpakai.

TRENDING:  Cara Mengatasi Lupa Akun Mi Dengan Mudah

Pembatasan tersebut bisa mengurangi beban RAM pada saat membuka aplikasi di komputer. Selain itu, biasakan untuk tidak terlalu membuka aplikasi pada saat memakai komputer. Jika perlu lakukan uninstall pada software/aplikasi yang sudah tidak terpakai. Install lagi apabila aplikasi tersebut dibutuhkan kembali.

4. Atur Baterai Menjadi High Performance

Komputer bisa menjadi lelet karena disebabkan oleh pengaturan pengguna yang biasanya memilih pada mode saving battery. Cara ini memang tepat apabila pengguna ingin menghemat baterainya, namun akan berakibat pada kinerja sistem yang akhirnya menjadi lelet. Maka dari itu, jika ingin tidak lelet, harus mengaturnya menjadi mode high perfomance.

5. Lakukan Scan Virus Secara Berkala

Komputer yang lelet bisa terjadi jika komputer sudah terserang oleh virus atau malware. Hal ini biasanya tidak disadari oleh pengguna, karena merasa bahwa komputernya aman-aman saja. Padahal sudah terserang oleh virus. Maka dari itu, aktifkan antivirus yang terpercaya dan lakukan scan secara berkala agar komputer terhindar dari malware.

Demikian penjelasan mengenai 5 cara mengatasi komputer lelet yang bisa dipraktekkan. Ada berbagai penyebab yang membuat komputer menjadi lelet. Temukan dulu masalah leletnya disebabkan oleh apa, kemudian cari solusi diatas untuk menyelesaikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.